TNI Diminta Siaga, Prabowo Antisipasi Pengiriman Pasukan ke Gaza

Luar Negeri126 Dilihat

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memerintahkan TNI bersiap mengirim pasukan perdamaian ke Gaza jika KTT di Mesir menghasilkan kesepakatan. Perintah itu disampaikan langsung kepada Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita dalam rapat terbatas di Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (12/10/2025) malam.

“Kalau memang kemudian tercapai kesepakatan ke arah yang baik dalam artian terjadi perdamaian dan kemudian salah satu konsekuensinya adalah kita, Indonesia, diminta untuk ikut serta membantu mengirimkan pasukan perdamaian,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Prasetyo mengungkapkan, Presiden Prabowo meminta TNI mulai mempersiapkan diri. “Diminta kepada, tadi Alhamdulillah yang hadir adalah Wakil Panglima TNI untuk juga mulai mempersiapkan diri. Manakala dibutuhkan, kita sudah siap,” ujarnya.

Langkah ini diambil menjelang keberangkatan Prabowo ke Sharm el-Sheikh, Mesir, untuk menghadiri KTT Perdamaian Gaza pada Senin (13/10/2025). Presiden berangkat dari Lanud Halim Perdanakusuma tengah malam, didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Undangan Mendadak dari Mesir

Prasetyo menjelaskan, Presiden Prabowo mendapat undangan khusus dari penyelenggara KTT. Meski mendadak, undangan itu betul-betul memohon kehadiran presiden Indonesia.

“Memang juga agak mendadak kalau dari sisi waktu, tetapi bahwa undangan tersebut betul-betul memohon kesediaan kehadiran dari Bapak Presiden Prabowo karena itu bagian dari kelanjutan perundingan yang semoga Insya Allah itu bisa membawa perdamaian di Palestina dan terutama di Gaza,” katanya.

Prabowo memutuskan hadir untuk menjaga hubungan baik Indonesia dengan negara-negara lain. Prasetyo menyebut kehadiran itu juga bagian dari upaya Indonesia selama ini mendukung perdamaian Palestina.

KTT Perdamaian Gaza akan dipimpin bersama oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi. Pertemuan ini dihadiri lebih dari 20 pemimpin dunia dan Sekretaris Jenderal PBB.

“Pertemuan ini akan bertujuan untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, meningkatkan upaya untuk mencapai perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, dan mengawali era baru keamanan regional,” demikian pernyataan kantor Presiden El-Sisi.

Kementerian Luar Negeri Mesir mengatakan dokumen untuk mengakhiri perang di Gaza diperkirakan akan ditandatangani dalam pertemuan bersejarah itu. KTT bertujuan meresmikan babak baru perdamaian dan meringankan penderitaan rakyat Palestina di Gaza.

Trump sebelumnya mengumumkan Israel dan Hamas telah menyetujui fase pertama dari rencana 20 poin yang diajukannya pada 29 September 2025. Tahap pertama mencakup pembebasan seluruh tawanan Israel di Gaza dengan imbalan sekitar 2.000 tahanan Palestina, disertai penarikan bertahap pasukan Israel yang mulai berlaku pada Jumat (10/10/2025).

Komitmen 20.000 Prajurit

Usulan mengirim pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza sebenarnya sudah disampaikan Prabowo dalam pidato di Sidang Majelis Umum PBB ke-80 di New York, AS, bulan lalu. Ia menawarkan 20.000 prajurit TNI jika mendapat mandat dari Dewan Keamanan PBB.