“Kami akan terus memonitor secara realtime perkembangan Siklon Tropis Bakung dan bibit 93S melalui Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta dan akan melaporkan secepatnya jika ada perubahan yang signifikan,” kata Faisal.
BNPB Imbau Pemerintah Daerah Siaga
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turut mengingatkan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan. Kedua bibit siklon berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan risiko banjir, tanah longsor, dan kerusakan akibat angin kencang meningkat. Wilayah yang perlu waspada cukup luas, mulai dari Sumatera hingga Maluku.
BNPB mengimbau masyarakat menyiapkan tas siaga bencana. Isi tas dengan keperluan darurat seperti obat-obatan, dokumen penting, dan makanan.
Pastikan juga kekuatan bangunan tempat tinggal. Pangkas pohon yang rawan tumbang untuk menghindari kerusakan.
Gelombang Tinggi Ancam Aktivitas Pelayaran
BMKG merilis peringatan gelombang tinggi berlaku hingga 15 Desember pukul 07.00 WIB. Gelombang 1,25 hingga 2,5 meter berpeluang terjadi di 16 wilayah perairan.
Area yang perlu waspada antara lain Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Aceh hingga Lampung, dan perairan selatan Jawa. Samudra Hindia selatan Bali, NTB, dan NTT juga masuk zona peringatan.
Gelombang lebih tinggi, antara 2,5 hingga 4 meter, diprediksi di tiga lokasi. Yaitu Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, barat Bengkulu, dan Laut Natuna Utara.
Kondisi ini berisiko bagi aktivitas pelayaran. Perahu nelayan terancam bila kecepatan angin mencapai 15 knot dan gelombang 1,25 meter.
Kapal tongkang berisiko pada angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter. Kapal feri mulai berbahaya saat angin 21 knot dan gelombang 2,5 meter.
Nelayan dan operator kapal diminta memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar. Ikuti arahan keselamatan dari otoritas pelabuhan setempat.
Prediksi Pakar: Waspadai Potensi Badai di NTT
Pakar klimatologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Erma Yulihastin memberikan peringatan khusus. Bibit Siklon 93S berpotensi berkembang menjadi badai yang mendarat di NTT.





